Rabu, 28 Oktober 2009

Puisi Semangat

Terus Berjuang

Dalam suka mulut tertawa
Dalam duka mata berkaca
Dalam kaku pikir terpaku
Dalam waktu langkah satu-satu

Ada batu semangat tak mati kutu
Ada lubang jati diri tak hilang
Terseok-seok menyusur jalan berkelok-kelok
Jatuh bangun namun tetap tekun

Demi masa depan
Demi kesejahteraan
Demi kebahagiaan

Demi Tuhan, teruslah berjuang

Minggu, 10 Mei 2009

Bab 8 Coreldraw 12

Bab 8

Bekerja dengan layer

Membuat layer
1. menampilkan object manager
windows > docker > object manager/tool > object manager docker
2. mengatur susunan layer
memilih layer ; klik edit across layers
mengganti nama layer dan object melalui object manager ; klik rename
3. mengatur layer properties
klik kanan > properties
4. menghapus layertools > object manager > klik nama layer > klik flyout > delete layer
5. menampilkan dan menyembunyikan layer
tools > object manager > visible/eye
6. mengubah susunan layer

memindahkan dan menyalin
1. dalam layer
tools>object manager > klik objek > klik dan drag nama objek yang akan dipindah dalam suatu layer
2. antar-layer
tools > object manager > klik objek > flyout > klik layer

menggunakan master page layer
windows > docker > object manager > buat layer baru >klik kanan> properties > tandai master layer > ok

mencetak layer
tools > object manager > file > print

Bab 7 Coreldraw 12

Bab 7

Bekerja dengan warna
penting nya penggunaan warna yang efektif
1 tentukan target sasaran anda
2 gunakan warna seperlunya
3 penggunaan scheme warna4 buatlah design yang sederhana

memilih warna menggunakan color palette docker
1. menambahkan warna pada color palette
- klik menu palette
- klik edit > palet editor
- klik add color
- pilih warna

2. menghapus warna pada palette
palette editor > delete color > klik yes

3. menggunakan fixed palette

memilih warna dengan color mixer
- pilih objek
- tekan shift + F11
- select color

mencampur warna dengan color harmonies
model selector > huemencampur warna dengan color blendoption > mixer > color blend

mengatur setting palette properties
1. membuka color palette
windows > color palettes > open palette

2. menutup color palette
palette > close

3. membuat color palette
- palet editor
- melalui objek
- melalui dokumen

mewarnai objek
1. menggunakan fasilitas uniform fill
2. menggunakan color harmonies
3. menggunakan color viewer
4. menggunakan color blends
5. menggunakan fasilitas fountain fill
- linear fountain fill
- conical fountain fill
- radial fountain fill
- square fountain fill
6. menggunakan fountain fill presets
7. membuat campuran warna dalam fountain fill
8. mengubah atribut fountai fill
9. menggunakan fountain color presets
10. menggunakan fasilitas pattern fill
- memilih jenis pattern
-memodifikasi pola dari pattern fill
11. menggunakan fasilitas texture fill
12. menggunakan fasailitas postscript texture fill
13. menggunakan fasilitas mesh fill

Selasa, 17 Maret 2009

Artikel Moving Class


Moving Class


Yak, ada lagi tugas sekolah yang wajib dilakukan.. Tapi kali ini bukan tentang merangkum buku, ini tentang Moving Class. Selamat membaca aja deh...

Moving class merupakan sebuah sistem dalam proses belajar mengajar. Sistem moving class memiliki ciri siswa mendatangi ruang kelas yang sudah didesain untuk mata pelajaran tertentu dan akan pindah ke ruang kelas lain setiap ganti pelajaran. Dengan demikian, ruang kelas akan difungsikan seperti laboratorium. Segala yang ada di dalamnya sesuai dengan karakter masing-masing mata pelajaran. Kelas Speaking misalnya, di dalamnya bisa terdapat panggung yang di atasnya disediakan mikrofon. Dindingnya dilapisi kaca cermin untuk melihat gerak tubuh dan pose badan saat mempelajari public speaking. Bagian dinding yang lain dipasang poster orator kondang atau tokoh-tokoh dalam dunia entertainment seperti Oprah Winfrey, dan lain-lain.

Sistem moving class sudah lama dikenal dan diterapkan terutama oleh dunia pendidikan di barat tetapi merupakan hal baru bagi masyarakat kebanyakan. Di Indonesia beberapa sekolah khususnya yang menerapkan kurikulum internasional atau suka juga menyebut dirinya sekolah global mulai menerapkan sistem ini. Sebuah lembaga pendidikan gratis yang berada di Bogor juga tidak mau ketinggalan.
Lembaga pendidikan yang bernama Bogor EduCARE (BEC) ini mulai mencoba menerapkan sistem moving class.

Apakah sistem ini akan berhasil dijalankan BEC, hanya waktulah yang akan menunjukkan berhasil tidaknya.
Sekolah-sekolah yang lebih dahulu menerapkan sistem ini memberikan laporan yang berbeda-beda. Ada yang menyatakan bahwa moving class membuat kelas menjadi kondusif karena sarana penunjang yang ada di dalam kelas memang sesuai karakter dari mata pelajaran yang sedang dipelajari. Ada pula yang bilang, siswa menjadi fresh karena suasana kelas ganti-ganti setiap ganti pelajaran. Namun ada yang mengeluh, moving class bikin cape karena harus berpindah-pindah setiap ganti pelajaran, apalagi bila kelas satu dengan yang lain ada di lantai yang berbeda. Selain itu, banyak siswa yang sengaja memperlambat menuju kelas berikutnya, malahan ada yang sempat mampir ke kantin dulu. Saat guru sampai di kelas, ternyata masih kosong. Sebaliknya, pihak guru juga mendapat kritikan. Pada waktu siswa sudah ada di kelas berikutnya, gurunya malah belum datang.

Untuk sekolah yang jumlah ruang kelasnya terbatas, mereka akan kedodoran ketika menerapkan sistem moving class. Idealnya adalah satu ruang kelas untuk satu mata pelajaran. Dengan demikian, ruangan bisa diatur sedemikian rupa sesuai mata pelajaran yang menggunakannya dan guru pengampu menjadikan kelas itu sebagai ruang kerja sehingga dia selalu ada ketika siswa yang akan belajar datang. Namun bagaimana hal itu bisa terlaksana bila jumlah ruangan terbatas, apalagi bila jumlah tenaga pengajarnya terbatas serta jumlah mata pelajaran juga banyak. Alangkah pusing untuk bisa menerapkan sistem yang kedengarannya efektif itu.

Ada cara memang untuk menyiasati keterbatasan jumlah ruang kelas, yaitu dengan mengelompokkan mata pelajaran-mata pelajaran yang serumpun. Namun demikian, tetap masih dibutuhkan jumlah ruangan yang lumayan banyak. Kan tidak mungkin, misalnya, mengumpulkan Matematika, Agama, Bahasa, dan Kesenian menjadi satu yang kemudian disediakan satu ruang kelas?


Dari http://kampungantenan.blogspot.com/2008/11/moving-class.html

Bab 6 CorelDraw 12

Bab 6
Menggunakan setting default
1.Bukalah pilihan kotak dialog dengan menyeleksi tools kemudian pilih options atau menekan ctrl+J
2.Pilih document lalu styles pada option yang ada
3.Pilih default graphic,artistic text,atau paragraph text
4.Klik tombol edit untuk teks fill dan outline utk mengubah tampilan standar

Bekerja dengan Objek Kurva
Jika merasa belum puas kita bisa berkreasi sendiri dengan objek kurva.Caranya :
1.Seleksi objek
2.Klik menu arrange kemudian pilih convert to curves
atau
1.Klik shape tool seleksi objek kurva
2.Drag segmen hingga menjadi bentuk yang diinginkan
dll


Membuat kurva menggunakan reflect nodes mode
Coreldraw menyediakan tool untuk dikembangkan menjadi objek kreasi sendiri seperti rectangle,spiral,lingkaran,dll.Node yang sedang tidak aktif berupa kotak kosong,tetapi jika memilih dengan shape tool maka node tersebut akan berwarna hitam.Kita dapat memindahkan posisi dengan men-dragnya.

Menggunakan fasilitas skew dan stretch
Jika pada rotate yang ditarik adalah tanda putar yg di sudut,utk memiringkan objek atau skewing yang ditarik adalah yang terletak ditengah atas atau bawah.
Ada tiga proses pengubahan bentuk suatu objek:
1.Horizontal skew: mengubah secara horizontal(yaiyalah)
2.Vertikal skew : mengubah bentuk secara vertikal
3.Rotate(diagonal skew): mengubah bentuk objek gambar secara diagonal

Stretch mirip sizing hanya stretch ditujukan untuk pembesaran dan pengecilan secara tidak proporsional.Selain itu proses ini dapat digunakan juga untuk membentuk gambar cermin dari objek gambar.Juga ada 3 proses pengubahan ukuran yaitu : Horizontal stretch,Vertikal stretch,Scale.Kita dapat melakukan pada saat pick tool sedang aktif.

Menggunakan fasilitas roughen
-Nib size: untuk menentukan ukuran sikat dengan range antara 0.01 hingga 2 inchi
-Use stylus pressure setting
-Spike frequency:diatur dengan nilai 1-10 yg memungkinkan mengendalikan jarak
-Dryout value:memberikan variasi penambahan atau pengurangan efek roughen
-Tilt:mengatur ketingggian efek
-Spike direction:memberikan setting untuk mengendalikan efek
-Bearing

Menggunakan efek distorsi
1.Aktifkan interactive dsortion tool
2.Pilij jenis disorsi yang akan diapakai
3.Geser posisi kursor mouse pada objek
4.Klik mouse dan tahan
5.Geser posisi kursor mouse hingga efek distorsi tercapai

Mengatur bentuk objek dengan perintah envelope
envelope adalah cara membuat efek bentuk yang populer didalam gambar vektor.Envelope dapat dibentuk dari beberapa node yang bisa dipindahkan sampai menjadikan objek dengan bentuk yang diinginkan.Dapat diterapkan banyak bentuk objek termasuk garis,artistic text,dan frame paragraph text.Pertama dengan memanipulasi bentuk objek ketika sudah berada pada mode envelope.Kedua mengubah bentuk asli.terakhir membentuk envelope dengan menyalin bentuk envelope yang sudah jadi.

Menggunakan perintah trim
1.Seleksi objek gambar
2.Pada jendela shaping docker pilih trim
3.Kemudian klik trim dan setelah melihat panah arahkan pada target objek.

Menggunakan perintah weld
Perintah weld adalah untuk membuat objek baru berdasarkan kombinasi dua atau lebih objek yang saling bertumpukan.Dengan adanya bentuk baru maka bentuk asli objek akan lenyap.Weld menggabungkan objek kemudian menjadi satu outline.

Perintah intersection
Seperti halnya trim intersect ini juga proses mengiris suatu objek dengan objek lain.Bedanya proses ini bagian yg saling menumpuk dari kedua objek yang berlubang sadangkan bagian yang tidak menumpuk akan lenyap

Membuat powerclip
Efek ini menyusun objek dengan memasukannya ke dalam objek lainnya.Misalnya gambar yang dimasukkan ke objek kotak sehingga kotak tersebut berfungsi sebagai frame
caranya:
1.Seleksi objek
2.Klik menu effects dan powerclip
3.Pilih place inside container

Bab 5 CorelDraw12

Rangkuman Corel Draw bab 5
# memilih objek
adalah trik yang paling mendasar dalam corel draw 12,
dan juga yang paling mudah. cukup dengan pick tool, 
lalu klik pada objek. untuk memilih objek berikutnya,
tahan shift lalu klik objek berikutnya. untuk memilih
banyak objek sekaligus, buatlah seleksi di sekitar
objek yang ingin dipilih dengan mendrag pointer.
untuk memilih objek menurut jenisnya, klik 
edit - select all. pilih : objek, teks, nodes,
dan guidelines. bisa juga untuk memilih semua objek 
yang ada di drawing window, kecuali objek yang terkunci
(telah di lock). jika ada banyak objek yang tumpang
tindih, bisa dipilih satu persatu menggunakan tombol tab.

# menggunakan perintah dasar
1)copy. dengan cara pilih objek yang akan disalin,
klik menu edit - copy; atau dengan ctrl+c; atau
klik kanan + copy
2)cut. dengan cara pilih objek, klik menu edit - 
cut; atau dengan ctrl+x; atau dengan klik kanan + cut
3)paste. dilakukan setelah mengkopi/cut. dengan edit - 
paste; atau ctrl+v; atau klik kanan + paste
4)duplicate. dengan cara pilih objek, edit - duplicate;
atau dengan ctrl+d. pengaturan mengenai duplicate tertera
di property bar, tinggak diutak-atik saja.
5)delete. dengan cara pilih objek yang akan dihapus, 
klik edit - delete; atau klik kanan+delete; atau menggunakan
tombol del di keyboard

#transformasi
jenis transformasi yang dapat dilakukan:
1.mengubah letak objek (position)
2.mengubah ukuran objek (size)
3.mengubah bentuk objek (stretch)
4.mengubah panjang dan lebar objek
dalam sekali perintah (scale)
5.memutar objek (rotate)
6.memiringkan objek (skew)lima jeni
7.membalik objek (mirror)

#mengatur tata letak objek
langkah-langkahnya:
1.pilih objek yang ingin digunakan
(minimal 2 objek)
2.klik menu arrange - aling and distribute
3.pada kotak align and distribute, 
pilih tab align dan pilih jenis alignment
yang diinginkan. ada lima jenis:
horizontal alignment, vertical alignment, 
edge of page alignment, center of
page alignment, dan align to grid.
tiap pilihan itu memiliki pilihan distribution,
seperti top, left, right, center, spacing, bottom, dst

Selasa, 10 Februari 2009

Rangkuman Corel Draw Bab 4

Bab 4

Menggambar kotak
a) dengan rectangle tool, klik dan
drag ke arah yang berlawanan sehingga
membentuk segiempat yang dikehendaki
b) dengan three point rectangle tool,
klik sudut kiri atas segiempat,
drag pointer untuk mengatur lebar segiempat.
gerakkan mouse untuk mengatur tinggi segiempat,
lalu klik
c) gambar kotak bersudut tumpul.
caranya klik segiempat, lalu
ketik nilai derajat sudut pada property bar

Gambar bulat
a) elips (ellipse tool),
dengan mendrag pointer
secara diagonal sehingga
membentuk elips
b) lingkaran (ellipse tool juga),
dengan tambahan menekan ctrl saat mendrag pointer
c)elips/lingkaran (3point ellipse tool),
dengan caar klik titik awal elips, drag
diagonal ke titik tengah buletan, gerakin
mouse utk mengatur tinggi buletan

Menggambar busur (dengan ellipse tool)
1. klik arch di property bar
2. drag pointer sehingga membentuk busur

Gambar mata kapak (elips tool lagi)
1. klik pie pada property bar
2. klik shape tool
3. drag pointer sehingga membentuk
mata kapak yang diinginkan

Menggambar poligon dengan polygon tool
1. tinggal drag pointer secara diagonal
saja sehingga membentuk poligon yang diinginkan

Gambar bintang dengan polygon tool juga
1. klik star pada property bar
2. drag pointer secara diagonal
sehingga membentuk bintang yang diinginkan

Mengubah sisi poligon/titik pada bintang
1. pilih poligon/bintang yang ingin diubah
2. ketik jumlah sisi/titik di number
of points on polygon di property bar
3. enter

Gambar spiral dengan spiral tool
1. di property bar, ketik jumlah puteran
di spiral revolutions
2. drag mouse diagonal sehingga membuat
spiral yang diinginkan

Menggunakan graph paper
cara membuat grid:
1. gunakan graph paper tool
2. di property bar, atur jumlah
baris dan kolom di graph paper
columns and rows
3. drag pointer utk membuat grid
yang diinginkan

Membuat bentuk lain seperti panah,
bintang, dan lainnya dengan cara:


1. buka perfect shapes, pilih bentuk
a) basic shapes
b) arrow shapes
c) flowchart shapes
d) star shapes
e) callout shapes


2. di property bar, buka perfect shapes
dan pilih bentuk yang diigninkan
drag pointer mouse sehingga membentuk
objek yang diinginkan

Rangkuman Corel Draw Bab 3

Bab 3

MENGGAMBAR GARIS

1. Garis Lurus (tiap cara dipisahkan dengan enter) :

* Buka Curve Flyout, lalu klik ikon Freehand Tool

* Klik dimana garis dimulai, lalu klik lagi dimana garis berakhir

* Buka Curve Flyout, lalu klik ikon Polyline Tool

* Klik dimana garis dimulai, lalu klik lagi dimana garis berakhir

* Buka Curve Flyout, lalu klik Bezier Tool

* Klik dimana garis dimulai, lalu klik lagi dimana garis berakhir

* Untuk mengakhiri, klik Pointer Tool

* Buka Curve Flyout, lalu klik Pen Tool

* Klik dimana garis dimulai, lalu klik lagi dimana garis berakhir

Untuk menambahkan segmen garis :

v Buka Freehand Tool, lalu klik akhir node garis yang dipilih. Lalu klik tempat yang ingin diperpanjang

Untuk membuat objek tertutup dari multi-segment :

v Buka Freehand Tool, lalu klik akhir node dari garis multi-segment yang terpilih. Lalu klik pada awal garis sehingga titik akhir dan awal bertemu.

2. Garis Kurva (tiap cara dipisahkan dengan enter) :

* Buka Curve Flyout, lalu klik Freehand Tool

* Klik dan drag mouse sehingga membentuk kurva yang diinginkan, seperti menggunakan pensil

* Buka Curve Flyout, lalu klik Bezier Tool

* Klik dan tahan tombol mouse, lalu drag mouse sehingga membentuk kurva yang diinginkan. Kemampuan Bezier Tool memungkinkan untuk menggambar gabungan garis lurus dan kurva.

* Buka Curve Flyout, lalu klik Polyline Tool

* Klik titik awal kurva lalu drag control point untuk membengkokkan kurva kurva ke arah yang diinginkan

* Lepaskan tombol mouse

* Letakkan kursor ke titik node berikutnya dan drag control point untuk membentuk kurva lain

* Untuk mengakhirinya, klik dua kali pada area kosong

* Buka Curve Flyout, lalu klik Pen Tool

* Klik titik awal kurva lalu drag control point untuk membengkokkan kurva kurva ke arah yang diinginkan

* Lepaskan tombol mouse

* Letakkan kursor ke titik node berikutnya dan drag control point untuk membentuk kurva lain

* Untuk mengakhirinya, klik dua kali pada area kosong

* Untuk membuat kurva dengan titik lengkung tertentu, klik Curve Flyout lalu 3-Point Curve Tool

* Klik dan drag mouse sehingga membentuk kurva yang diinginkan

* Lepaskan tombol mouse lalu klik dimana kita ingin membuat lekukan pada garis

3. Garis Kaligrafi (tiap cara dipisahkan dengan enter) :

* Buka Curve Flyout lalu klik ikon Artistic Media Tool

* Klik Calligraphic pada Property Bar

* Ketikkan nilai kemiringan sudut Calligraphic pada Property Bar

* Selain mengaturnya dari Property Bar, bisa juga dilakukan di Docker Artistic Media. Cara menampilkannya klik Effect > Artistic Media

* Untuk membuat Pressure-Sensitive Line, buka Cruve Flyout, lalu klik Artistic Media Tool

* Klik tombol Pressure pada Property Bar. Jika ingin mengatur tingkat kelenturan garis tentukan di Freehand Smoothing pada Property Bar

* Drag mouse untuk membuat garis yang diinginkan. Untuk mengubah lebar, tulis ketebalannya di Artistic Media Tool Width yang ada di Property Bar

* Untuk membuat Preset Line, buka Curve Flyout dan klik Artistic Media Tool

* Klik tombol preset pada Property Bar

* Pilih bentuk-bentuk garis Preset pada listbox

* Drag pointer mouse sehingga membentuk garis yang diinginkan.

MENGATUR FOTMAT GARIS DAN OUTLINE

1. Mengatur Setting Garis dan Outline

* Pilih gambar yang mengandung outline atau garis yang ingin diatur

* Buka Outline Tool Flyout lalu klik tombol untuk membuka kotak dialog Outline Pen

* Tentukan setting yang diinginkan. Untuk style garis klik menu Edit > Style

2. Menyalin Warna Garis dan Outline

Menyalin

* Untuk menyalin warna dari objek sebelumnya, buka Eyedropper Tool dan Eyedropper Flyout

* Klik Eyedropper Fill/ Outline pada Property Bar

* Kemudian klik ujung objek yang akan disalin

Memberikan hasil salinan

* Buka Eyedropper Flyout

* Klik Paintbucket Tool

* Klik pada ujung objek yang akan menerima hasil salinan

3. Mengubah Outline Menjadi Objek

* Pilih objek yang ingin digunakan

* Pilih Arrange > Convert Outline to Object

4. Mengubah Outline Menjadi Garis Kaligrafi

* Pilih Objek yang akan digunakan

* Buka flyout lalu klik Outline Pen

* Atur ketebalan pada bagian Width

* Atur kelenturan pada bagian Stretch

* Atur kemiringan pada bagian Angle

5. Menambahkan Arrowhead Pada Garis

* Pilih garis atau kurva yang akan diberi arrowhead

* Buka kotak dialog Outline Pen dari Flyout Outline Tool

* Pada daerah arrows, buka Arrowhead Picker pada awal dan akhir garis

* Pilih bentuk arrowhead yang diinginkan lalu klik OK untuk menutup kotak dialog

MENGGUNAKAN BRUSH STROKE

1. Memakai Brush Stroke Siap Pakai

* Buka Curve Flyout kemudian klik Artistic Media Tool

* Klik tombol Brush pada Property Bar

* Pilih motif Brush yang diinginkan

* Mulailah mengoleskan kuas ke kanvas

2. Membuat Motif Brush Stroke Sendiri

* Buat gambar yang akan dibuat sebagai motif Brush (garis vektor atau bitmap image)

* Pilih motif tersebut

* Klik Save Artistic Media Tool pada Property Bar

* Ketikkan nama motif tersebut pada kotak dialog Save As

* Klik tombol save pada kotak tersebut

*

MENGGUNAKAN DIMENSION TOOL

1. Buka Curve Flyout lalu klik Dimension Tool

2. Pada Property Bar klik salah satu dari tiga pilihan disana

3. Klik titik awal garis dimensi yang ingin anda buat

4. Klik titik akhir sehingga muncul angka yang menyatakan ukuran garis dimensi yang dari di seret

5. Jika tidak serasi, pilih Pick Tool sehingga muncul Property Bar untuk teks dimana bisa menyesuaikan jenis font serta ukuran tulisan

MENGGUNAKAN SPRAY

1. Buka Curve Flyout lalu klik Artistic Media Tool

2. Klik Tombol Sprayer pada Property Bar lalu pilih motif spraylist dari kotak pilihan

3. Lalu semprotkan garis

ü Memutar Objek Motif Spraylist yang Disemprotkan

1. Pilih motif spraylist yang diinginkan

2. Gunakan tombol rotation yang ada di Property Bar dan ketikkan nilai sudut putarnya

ü Memberi Offset Garis yang Disemprotkan

1. Pilih motif Spraylist

2. Klik tombol Offset pada Property Bar sehingga muncul kotak dialog Offset

3. Aktifkan Use Offset, lalu atur nilai Offset yang diinginkan

4. Tentukan arah sebaran dengan memilih salah satu dari pilihan yang ada di Offset Direction